TAB MENU

Shell Script

Shell Script

Shell Script adalah sekumpulan perintah yang disimpan pada sebuah file pada Sistem Operasi Linux. Ekstensi file dari Shell Script adalah .sh tetapi tanpa menyertakan ekstensi file tersebut tetap dapat dikenali sebagai Shell Script.

Di Sistem Operasi Linux terdapat banyak pilihan Script Shell yang dapat digunakan tetapi yang menjadi default dan banyak digunakan adalah Bourne Again Shell (bash). Shell script juga menyediakan beberapa fitur seperti percabangan, perulangan dan varible layaknya bahasa pemrograman. Untuk menulis Shell Script dapat menggunakan Editor Teks apa saja (contoh: nano, vi, gedit). Sebuah Shell Script dieksekusi melalui Command Line Sistem Operasi.
Berikut contoh menulis variabel di linux
Screenshot-4
pada gambar terlihat pendeklarasian variabel seperti biasa (a=1, b=2, …), namun saat pemanggilan menggunakan sintaks echo $a $b … pemanggilan menggunakan tanda “$”.
sedangkan untuk menghapus variabel terdapat 4 cara:
  • a= , mengosongkan pendeklarasian
  • b=’ ‘ , tanda petik satu
  • c=” “, tanda petik dua
  • unset d
Screenshot-6
  • memodifikasinya dengan menambahkan karakter string di depan variabel yang dideklarasikan. contoh: /$x outputnya /1, \$x outputnya $x, ‘$x’ outputnya $x, “$x” outputnya 1.
Screenshot-10
Menampilkan tanggal
Screenshot-12
Menampilkan Nama
Screenshot-15

Pemrosesan String



Pemrosesan String
String adalah serangkaian karakter. Linux menyediakan beberapa perintah yang dapat digunakan berkaitan dengan proses string, seperti mencari karakter, pengurutan dan lainnya. Terdapat 9 perintah yang dapat digunakan untuk pemrosesan string pada Linux. Berikut perintah-perintahnya :
Masuk ke editor Vi dan buat data seperti pada contoh

Ketik :wq! Untuk menyimpan dan langsung keluar.
ScreenshotScreenshot-2

ketik cat string.txt untuk melihat isi Vi
Screenshot-3

  1. Menghitung baris, kata, dan karakter
        Sintaks : wc [-lwc] nama_file
Wc –l string.txt (menghitung line/baris yang ada di file string)
Screenshot-4
wc –w string.txt (menghitung word/kata yang ada di file string)

Wc –c string.txt (menghitung character/karakter yang ada di file string)

Wc string.txt (menampilkan semua yang ada di file string)

        2. Memotong bagian file
           Screenshot-11
           Sintaks : cut [-d] [-fc] nama_file
– contoh: memotong field ke 1 dan ke 3. Di tampilan akan muncul field 1 dan field ke 3

Memotong field ke 1, tampilan yang muncul adalah field yang ke 1

          3. Mengambil baris yang atas
              Sintaks: head –n nama_file
Mengambil 2 baris bagian atas dari file string.txt
Screenshot-13

            4.Mengambil baris yang bawah
               Sintaks: tail –n nama_file
Mengambil 2 baris bagian bawah dari file string.txt

           5. Mengurutkan Data
               Sintaks : sort nama_file (mengurutkan dari A-Z)
               Sort –r nama_file (mengurutkan dari Z-A)

              6. Menghapus kata yang sama yang berurutan
                  Sintaks : uniq nama_file

               7. Merubah String
                   Sintaks : tr “string yang ingin diganti” “string yang akan diganti” < nama_file
               Screenshot-21

8. Mengambil Kata
                   Sintaks : grep kata_yang_ingin_diambil nama_file

                9. Melihat Path
   Sintaks : find nama_path [-pilihan]

Editor VI pada Linux

Vi TEKS EDITOR

Editor VI (vee eye, dibaca vi ai) adalah editor berbasis teks yang digunakan oleh banyak pemakai di LINUX/UNIX. Editor ini pertama kali dikembangkan oleh William (Bill) Joy sewaktu ia menjadi graduate student di Univercity of California at Bekeley pada tahun 1976.
Dua mode dalam VI :
  • Command Mode (Mode Perintah), digunakan untuk memberikan perintah-perintah untuk mengedit teks.
  • Insert Mode (Mode Penyisipan), digunakan untuk melakukan pengetikan teks.
Tutorial Menggunakan teks VI :
1. Masuk ke terminal. Kemudian buat file baru dengan nama terserah. Membuat file baru untuk vi bisa terlebih dahulu kita buat filenya sembelum masuk vi editor dengan menggunakan touch atau cat, atau bisa juga langsung diketikkan vi namafile.Dalam hal ini saya langsung menggunakan “vi PLJB.txt”. Dibawah ini adalah gambar tampilan umum dari text vi. Biasanya setelah kita menuliskan “vi namafile” kita akan masuk pada mode insert.
2. Berikutnya adalah mengedit teks.
Menyisipkan teks
  • a : menyisipkan teks setelah posisi kursor
  • A : menyisipkan teks pada akhir baris
  • o : memberikan jarak 1 baris kosong (Enter)
Pergerakan Kursor
Untuk menggerakkan kursor selain menggunakan tombol panah juga dapat menggunakan perintah dari modus instruksi sebagai berikut :
  • h : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kiri.
  • j : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke bawah.
  • k : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke atas.
  • l : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kanan.
  • 1 : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke baris 1.
Untuk menggerakkan kursor per – kata dapat menggunakan perintah – perintah sebagai berikut :
  • W , w : Menggerakkan kursor ke kanan pada awal kata.
  • B , b : Menggerakkan kursor ke kiri pada awal kata.
Hapus Teks
  • nx (=Del pada windows) : untuk menghapus n karakter pada posisi kursor.
Keterangan Gambar : Dengan menggunakan perintah 2x, menilangkan huruh t dan pada kata “tiga”
  • nX (=Backspace pada windows) : untuk menghapus n karakter setelah posisi kursor.
  • ndw : untuk menghapus n kata pada posisi kursor.
  • ndd : untuk menghapus n baris pada posisi kursor.
Untuk memudahkan mengetahui nomor baris dapat dilakukan :
  • Apabila masih berada di mode insert, tekan [Esc] terlebih dahulu,
  • Ketikkan “:set number,
  • Untuk menghilangkan numbering di kiri text, tekan [Esc], lalu “:nonu”.
Copy, Cut, Paste
  • nyy : Menyalin n baris pada posisi kursor ke buffer.
  • y : Menyalin meng-copy N karakter dari kursor.
  • nyw : Menyalin n kata pada posisi kursor ke buffer.
  • p : Menyalin data yang ada di buffer (termasuk teks yang baru dihapus dengan menggunakan perintah x, dw, dan dd) ke posisi kursor.
  • P : Menyalin data yang ada di buffer (termasuk teks yang baru dihapus dengan menggunakan perintah x, dw, dd) ke bawah posisi kursor.
Mencari Karakter
  • ^ : mencari kata/char di awal baris.
  • $ : mencari kata/char di akhir baris.
  • \< : mencari kata/char di awal kata.
  • \> : mencari kata/char di akhir kata.
  • * : mencari kata/char secara menyeluruh.
Menyimpan dan Keluar vi
Untuk menyimpan file dapat digunakan perintah – perintah sebagai berikut :
  • w : Digunakan untuk menyimpan file.
  • w! : Menyimpan file walaupun filenya sudah ada.
  • wq : Menyimpan file lalu keluar dari vi.
  • x : Menyimpan file lalu keluar dari vi.
  • q! : Keluar dari vi tanpa menyimpan.
#KAMPUSKOTAK

Dari Dual Boot Hingga Instalasi CentOS 6.4

Kita sering mendengar istilah dual boot. Ternyata banyak manfaat yang dirasakan karna sistem 'dual boot' ini. Sebenarnya apa sih Dual Boot? 'Dari Dual Boot Hingga Instalasi CentOS 6.4' maksudnya apa? Yuk kita simak penjelasannya.


'Dari Dual Boot ...'

Apa itu Dual Boot?

Dual boot adalah suatu kondisi dimana dalam satu buah komputer terdapat sistem operasi lebih dari satu. Dalam bidang installasi Linux, istilah dualboot ini sering digunakan untuk menyebutkan sistem operasi Linux yang terinstall berdampingan dengan sistem operasi windows. Walaupun dualboot dapat sangat memungkinkan untuk mendampingkan Linux dengan sistem operasi lain seperti Mac, Solaris, BSD, bahkan sesama Linux sendiri yang berbeda distro, dualboot yang akan dibahas disini adalah dualboot yang berkaitan dengan Linux dan Windows

Syarat Menggunakan Dual Boot

Syarat utama yaitu ukuran space harddisk yang cukup besar sehingga dapat menampung sistem operasi-sistem operasi.

'... Hingga Instalasi CentOS 6.4'

Sebelum instalasi...

Agar komputer dapat menggunakan sistem operasi ganda, maka Harddisk harus memiliki beberapa partisi, yang tergantung berapa sistem operasi yang dipakai. Misalnya 4 sistem operasi berarti harus memiliki 4 partisi. Jika kita membuat komputer Dual Boot maka setiap kita mau memulai komputer, komputer akan bertanya sistem operasi mana yang akan kita gunakan. Jika kita tidak memberikan jawaban dalam waktu sekitar 25 detik maka komputer akan menjalankan sistem opperasi default (sistem operasi tertinggi). Namun demikian, sistem operasi default dapat diubah melalui Windows.

Selanjutnya...

Bahan-bahan: 
1. PC kondisi normal, 
2. DVD Centos 6.4 kalau belum ada download dulu.
Langkah-langkah: 
1. Seperti pada umumnya menginstall sebuah sistem operasi, setting bios terlebih dahulu untuk boot lewat DVD jika media installasinya lewat DVD. 
2. Masukkan DVD nya, dan tunggu beberapa saat. Pilih Opsi paling atas, yakni "Install system with basic video driver".

3. Pada bagian disk found pilih skip, lalu tekan Enter.


4. Setelah muncul tampilan Centos 6, klik Next.


5. Bagian pemilihan bahasa untuk installasi, pilih English. Kemudian klik Next.


6. Pada bagian pemilihan layout keyboard, pilih Default, yaitu U.S.English. Kemudian klik Next.


7. Pada installation device, pilih Basic storage devices dan klik Next


8. Berikan nama domain untuk komputer server yang kita install.
9. Untuk bagian time zone,pilih Jakarta. Lalu klik Next.


10. Berikan password untuk root, pastikan lebih dari 6 karakter. Password yang digunakan: centos6. Lalu klik Use Anyway.


11. Pada bagian installation type, pilih Create Custom Layout. Klik Next, lalu klik write changes to disk.


12. Setelah itu akan muncul beberapa pilihan dari server, pilih basic server. Pastikan terdapat tanda centang pada tulisan Desktop. Lalu klik Next.








13. Setelah itu proses installasi akan dimulai, tunggu sampai selesai.


14. Setelah DVD Centos keluar, bertanda proses installasi sudah selesai. Ambil DVDnya, lalu klik reboot.


15. Setelah itu komputer akan booting dan masuk ke sistem Centos yang kita install. Login sebagai root, dengan password yang telah kita buat tadi.


Demikian pengenalan dual boot dan langkah-langkah penginstallan CentOS 6.4.
Semoga bermanfaat... ^ ^
#STTPLN